src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.8.3/jquery.min.js" type="text/javascript">

Cari Blog Ini

Memuat...

Jumat, 01 Mei 2009

TDA2050 Amplifier



Proyek kali ini dilatarbelakangi keinginan memiliki perangkat amplifier yang berkualitas dengan  biaya minim. Skema rangkaian sama persis seperti proyek-proyek sebelumnya namun dengan kualitas komponen yang lebih baik.

Semua resistor memakai jenis metal film dengan toleransi 1%, elko masih memakai yang standar karena sulitnya mencari yang berkualitas di daerah saya. Namun semua kapasitor milar memakai jenis MKM, kapasitor kopling input memakai jenis MKS dengan merk Audiophiler karena bagian input harus benar-benar bersih dari noise yang disebabkan oleh kabel interkonek. Disamping itu, pembuatan PCB dibuat lebih baik dari proyek sebelumnya dengan memprtimbangkan letak masing-masing komponen terutama bagian filter catu daya serta posisi input dan outputnya. PCB yang digunakan adalah jenis fiber dengan kualitas pilihan. Berikut layout dan PRTnya (tampak atas):


Setelah semua rangkaian disolder dan siap di uji coba. Waktunya mempersiapkan catu daya. Catu daya memakai Trafo 5A merk BIG, diode bridge dengan ampere yang sama serta dua buah elko 10.000mF.
Waktunya uji dengar !!!!!!
Perangkat yang digunakan berupa dua buah speaker Audax dan dua buah tweeter (merk abal-abal) serta sebuah mp3 player. Uji dengar pertama mencoba memainkan tembang dewi-dewi ‘perempuan paling cantik di negeriku indonesia’ dengan ukuran file 10Mb sehingga diharapkan semua instrument dapat terepro karena belum terlalu terkompres filenya. Dentuman drum begitu mantap, vocal transparan, pada pertengahan lagu terdengar alunan gitar yang begitu nyata yang seolah-olah terpisah dari instrument lain. Tentunya, hal mendasar yang wajib terpenuhi pada system audio adalah terbebas dari hum (dengung) dan noise.
Proyek kali ini ada kekurangannya, setelah saya amat-amati ternyata nada middle dan treble terlalu dominan mungkin karena uji coba kali ini tanpa menggunakan pre amp atau tone control. Namun yang sebenarnya saya harapkan adalah amplifier dapat merepro semua frekuensi dengan seimbang walaupun tanpa tone control, Karen saya pikir tone control atau pre amp dapat mengurangi kemurnian (naturalitas)suara. Kekurangan tersebut saya akali dengan memasang kapasitor dan resistor pada bagian input yang membentuk konfigurasi low pass filter guna meningkatkan frekuensi rendah. Nilainya disesuaikan dengan selera anda sendiri dengan mencoba-coba dengan berbagai nilai sampai diperoleh hasil yang sesuai selera. Walaupun sebenarnya ada rumus matematikannya untuk menentukan frekuensi yang diinginkan.
Kualitas amp ini sebenarnya masih bisa ditingkatkan lagi dengan mengganti TDA2050 dengan LM1875, mengganti semua elko dengan kualitas/brand yang lebih baik , mengganti kapasitor kopling input dengan yang lebih baik pula. Hal itu belum terealisir karena sulitnya mendapatkan komponen-komponen tersebut di daerah saya.
Tunggu proyek saya berikutnya !!!!!!!:D

Masukkan Code ini K1-FAFB1D-1
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

44 komentar: