Cari Blog Ini

Memuat...

Minggu, 23 Agustus 2009

MEMBUAT HOME THEATRE (5.1 CHANNEL SURROUND) DENGAN ACCOUSTIC FIELD GENERATOR


Umumnya amplifier yang banyak beredar dipasaran baik itu berupa kit pcb ataupun yang sudah jadi, hanya memiliki 2 kanal suara saja atau biasa kita sebut stereo. Jika kita ingin menonton film berformat DVD, yang kebanyakan memiliki stream audio Dolby Surround atau DTS yang terdiri dari 6 kanal suara yang terpisah, sehingga jika kita menonton film tersebut dengan menggunakan amplifier stereo untuk penguat audionya, maka efek-efek suara dan surround tidak terdengar. Lain halnya jika kita memiliki home theater amplifier atau surround amplifier, maka efek-efek surround tersebut akan terdengar, serasa kita sedang berada di bioskop. Tetapi, amplifier surround umumnya memiliki harga yang mahal sekali. Untuk itu kita bisa memodifikasi amplifier stereo yang kamu punya atau kita dapat membuat amplifier surround yang kualitasnya cukup baik sebagai pelengkap home audio dirumah. Sebenarnya amplifier 6 kanal terdiri dari 6 amplifier 1 kanal/mono, yang memiliki spesifikasi tertentu pada tiap kanalnya. Amplifier surround memiliki 6 kanal yang terdiri dari Front Left/kiri depan, Center/tengah, Front Right/kanan depan, Rear Left (Left Surround), Rear Right (Right Surround), dan LFE (Subwoofer). Untuk jelasnya saya memberikan ilustrasi sederhana dari tata letak untuk speaker-speaker tersebut.



ACCOUSTIC FIELD GENERATOR

Accoustic Field Generator ini membangkitkan suara akustik dengan efek surround yang disesuaikan dengan standar DOLBY SURROUND, mampu menghasilkan suara surround yang cukup baik namun tidak terlalu banyak membutuhkan dana.
Perkembangan teknologi seakan tidak hanya tertuju pada satu bidang saja namun pada semua bidang. Perkembangan teknologi yang ada saat ini salah satunya yaitu pada bidang audio. Dengan semakin majunya teknologi saat ini audio tidak hanya sebagai sekadar hiburan namun telah menjadi suatu hobby, hobby yang tidak murah tentunya. Banyak penggemar audio berupaya untuk membuat suara music yang terdengar menjadi sangat keras sampai membuat suara music menjadi ’hidup’, penambahan perangkat amplifier, woofer ataupun speaker-speaker khusus yang harganya tidak murah.
Efek suara yang ‘hidup’ sepertinya sekarang merupakan sesuatu yang paling tidak harus ada disetiap perangkat audio yang baik. Efek ini pada dasarnya merupakan efek surround yang dapat menyebabkan suara seolah-olah datangnya dari berbagai arah dan suaranya tetap dapat didengar dengan jelas. Saat ini saja tape-tape compo sudah banyak yang memiliki fasilitas surround sound ini tetapi tidak cukup baik jika didengar dari jarak yang cukup jauh karena efek surroundnya hilang. Hal ini disebabkan karena jarak pendengar dan speaker terlalu jauh, tata letak speaker kurang tepat, atau efek surroundnya kurang baik.
Efek surround yang bagus dan dapat didengar dengan baik adalah sistem surround sistem yang ada di gedung-gedung bioskop dan untuk membuat prangkat ini tidak sedikit dana yang dibutuhkan. Walaupun demikian jika kepuasan tetap menjadi yang nomor satu maka dana bukan menjadi masalah yang utama. Untuk mencari jalan tengah antara harga dan kualitas efek surround maka dicoba untuk membuat Accoustic Field Generator yang mampu menghasilkan suara surround yang cukup baik namun tidak terlalu banyak membutuhkan dana. Accoustic Field Generator ini mampu membangkitkan suara akustik dengan efek surround yang disesuaikan dengan standar DOLBY SURROUND

KONSTRKUSI ACCOUSTIC FIELD GENERATOR

Pada dasarnya sebuah Accoustic Field Generator dibangun dari rangkaian op-amp dan filter-filter. Op-amp yang biasanya digunakan sebagi penguat tegangan dalam Accoustic Field Generator lebih banyak digunakan sebagai filter-filter aktif. Filter dalam alat ini sangat berperan besar dalam menciptakan suatu suara akustik yang benar-benar jernih, tetapi di dalam prakteknya, hampir semua filter, tidak presisi dalam melewatkan sinyal dengan frekuensi tertentu. Sebuah op-amp yang baik untuk aplikasi ini adalah op-amp yang mempunyai bandwidth lebar, rise time, slew rate dan setting timenya yang cepat. Selain Op-amp dan filter aktif, masih ada lagi bagian yang penting yaitu catu daya. Ini merupakan bagian yang cukup berperan dalam menciptakan kesempurnaan suara akustik karena bagian catu daya yang jelek hanya merupakan penghasil noise, yang akan masuk ke dalam jalur sinyal suara sehingga suara akustik yang seharusnya jernih menjadi suara akustik dengan tambahan dengung (noise). Catu daya yang digunakan adalah catu daya kembar +/- 18 volt DC. Bagian Accoustic Field Generator

Sebelum kita memulai melakukan proyek ini, ada baiknya kita mengetahui dahulu tentang fungsi dari masing-masing speaker tersebut.


BAGIAN FRONT CHANNEL

Kanal Front merupakan kanal yang meneruskan sinyal input L-R. Sinyal L-R tersebut dilewatkan pada amplifier dengan gain =1 sehingga sinyal ini dilewatkan tanpa merubah/mem-filter sinyal input L-R tersebut. Front Left dan Front Right, merupakan speaker yang umum kita jumpai pada stereo set amplifier, terdiri dari sebuah woofer dan tweeter. Woofer umumnya menghasilkan suara nada rendah dengan range frekuensi berkisar 80Hz - 250Hz, sedangkan tweeter menghasilkan nada tinggi dengan range frekuensi antara 15kHz - 20kHz. Untuk proyek yang akan kita buat, ada baiknya kita menggunakan sebuah woofer yang berkualitas baik, dengan ukuran 10 inci dan sebuah tweeter berjenis piezoelektrik untuk masing-masing front speaker.

BAGIAN CENTER CHANNEL

Center, merupakan speaker fullrange, yang menghasilkan suara dengan range frekuensi berkisar antara 80Hz - 10Khz. Output dari center speaker ini merupakan suatu penjumlahan sinyal kiri dan kanan (left + right = center). Pada sebuah film atau lagu berformat Dolby Surround, umumnya center dipakai untuk dialog/vokal atau pembicaraan dari aktor/artis sebuah film dan untuk menghasilkan suara yang bergerak ke hadapan kita.


BAGIAN REAR CHANNEL DENGAN SURROUND

Pada bagian ini merupakan inti dari perangakat keras ini. Bagian inilah yang menghasilkan efek surround. Untuk menghasilkan efek surround ini diperlukan IC khusus yaitu MN3005/8 dan MN3101. Kedua IC ini akan menunda sinyal yang masuk dalam beberapa fasa saja, sehingga sinyal output dari fasa ini akan tertinggal dengan sinyal fasa dari bagian yang lain.Pada bagian ini sinyal L dan R dikurangkan (L-R) dan kemudian dilewatkan pada bagian buffer, filter LPF, delay line, filter HPF (7KHz) dan terakhir adalah splitter antara sinyal R dan L.
Rear Left dan Rear Right, disebut juga surround speaker. Speaker ini umumnya merupakan speaker semi-midrange (biasanya digunakan pada televisi atau mini compo), biasanya disebut juga satellite speaker.. Pada sebuah film speaker surround dipakai untuk menghasilkan suara suara yang terdengar dari kejauhan atau suara yang bergerak dari arah belakang mendekati kita. Pada sebuah musik speaker surround menghasilkan suara back vokal dan umumnya suara-suara seperti gitar, biola dan terompet terdengar jelas disini.

BAGIAN SUB-WOOFER

Bagian subwoofer ini merupakan penjumlahan input L dan input R pada sebuah summing amplifier. Output dari summing amplifier ini dilewatkan pada sebuah LPF kelas 2A yang hanya akan melewatkan sinyal dengan frekuensi rendah.Subwoofer, kadang-kadang diistilahkan sebagai LFE (Low Frequency Effect). Untuk speaker ini menggunakan speaker subwoofer. Speaker subwoofer adalah speaker woofer yang didesain secara khusus agar mampu merespon suara dengan frekuensi yang sangat rendah, yaitu berkisar antara 15Hz - 120Hz. Agar efek nada rendah tersebut dapat dihasilkan dengan baik (tanpa adanya frekuensi harmonik) maka kotak akustik/kotak speaker ini juga didesign secara khusus dengan metode yang bermacam-macam (ada yang speakernya tidak terlihat/didalam kotak, ada yang menggunakan sekat/labirin, dsb), agar speaker tersebut mampu memadatkan udara secara efektif, sehingga akan terasa efeknya.




Berikut contoh wiring Amplifier 5.1 Channel




43 komentar:

gep mengatakan...

bos, kurang jelas untuk rangkaian surroundnya?
maksudnya R dikurangkan L gmn? penguatannya brp?
trus untuk spliternya maksudnya rangkaian op amp yg terakhir itu ya bos?

gap mengatakan...

bos kurang jelas nih..
untuk surroundnya..
maksudnya R dikurangkan L gmn? penguatannya brp?
trus untuk spliternya maksudnya rangkaian opamp yg terakhir itu ya bos?

Ameer mengatakan...

L-R itu aplikasi op-amp sebagai pembalik fasa 180 derajat sehingga outputnya berkebalikan fasanya denga input.Pembalikan fasa ini wajib hukumnya kalau menginginkan efek suround..

Sebenarnya aplikasi spt ini cenderung ke arah pengolah sinyal bukan aplikasi op amp sebagai penguat, walaupun penguatannya sebenarnya bisa kita tentukan tapi tujuan utamanya adalah pengolah sinyal (pembalk fasa 180 derajat).begitu???(maaf kalo salah...masih belajar :))

Anonim mengatakan...

mas tu bagian subwoofernya suaranya mantap gak...?klaw mantap & nendang saya mw coba buat,,

Anonim mengatakan...

mas tu bagian subwoofernya suaranya mantap gak...?klaw mantap & nendang saya mw coba buat,,

by : Adibin aa' mengatakan...

mas tu bagian subwoofernya suaranya mantap gak...?klaw mantap & nendang saya mw coba buat,,

Anonim mengatakan...

mau tanya nilai R7 pada rangkaian speech/voice filter itu berapa?
di skema tertera 102K seingat saya nilai tsb tidak ada di pasaran
trims

Anonim mengatakan...

Lam kenal Bro,.. Mo nannya nih !?
itu pd skema tiap rangkaian ada notasi VEE & VCC,..
Maksudnya gimana Bro ?
Yah.. maklum gw kan masih sedikit awam.. dan masih perlu banyak belajar, tolong di kasih pencerahan donk...!
Emm sama itu skema,.. ada di pasaran ga apa kita bikin sendiri gitu,.. kalo ada kasih donk speknya sekalian,.. gw pingin belajar nih...!
Trim,s sebelumnya Bro...!!

Ameer mengatakan...

@abidin: soal mantap gaknya byk sekali faktornya, baik power,psu, box sp dsb.
@anonim: skema sya jg copas dr site lain, notasi VEE adl catu positif, VCC adl catu negatif (simetris PSU atau +,gnd,- )

Anonim mengatakan...

salam kenal mas,..... mo nannya nih !

itu speks untuk masing2 powernya sama ga antara power buar, center, woofer dll nya.
atw.. pakek masing2 (berbedabeda) jenis powernya...!
tolong kasih saran dong...!

Ameer mengatakan...

tentu saja power msg2 bag berbeda (watt-nya),sbg gambaran simple power untk sub minimal 3x lbh besar dr power front.
power centre dan suround "boleh" sama besar dg power front.

senmosta24 mengatakan...

mas mau nanya nih, khusus bagian delay blok atau surroundnya maksudnya L-R itu kan sinyal input! berarti kita ngonek inputnya ke salah satu ke L atau ke R ya!!, kalo ke salah satu berarti delay bloknya bikin 2 donk biar stereo.. atau gimana! mohon penjelasan lebih lanjut, coz aku mau coba bikin! sukur-sukur ada gambar layout pcb nya biar gampang nyonteknya... hehe thanks

senmosta24 mengatakan...

mas mau nanya nih, khusus bagian delay blok atau surroundnya maksudnya L-R itu kan sinyal input! berarti kita ngonek inputnya ke salah satu ke L atau ke R ya!!, kalo ke salah satu berarti delay bloknya bikin 2 donk biar stereo.. atau gimana! mohon penjelasan lebih lanjut, coz aku mau coba bikin! sukur-sukur ada gambar layout pcb nya biar gampang nyonteknya... hehe thanks

zaenul mengatakan...

mas mo tanya input output rear L sama yang R mana, trus ada rangkaian lagi ga?

zaenul mengatakan...

mas mau tanya input output rear yang mana? ada rangkaian lain lagi untuk suround

Yogi sukardi mengatakan...

Halo teman-teman. Saya pernah coba rangkaian tersebut. memang hasilnya lumayan bagus. untuk Voice --> OK. untuk Subwoofer --> OK. Front panel --> OK. namun untuk rearnya tidak bekerja dengan baik. jadi saya putuskan untuk menyilang rangkaian OP-Amp rear. tidak menggunakan IC penggeser phase. kelemahan lainnya, suara sering hilang sebelah jika ada kejut listrik dari saklar lampu atau lainnya. masih belum bisa ngatasin itu. untuk subwoofer, di anjurkan menambahkan rangkaian filter sub lagi dan di tambah power ampli 150watt mono. pasti bakal lebih kena tuh hasilnya. perakitan box sub sebaiknya menggunakan box tertutup dengan 2 buah speaker di dalamnya. hasilnya lebih maknyus tuh. bisa sampe frekuensi di bawah 40Hz. silahkan coba. kalo ada yang tau cara ngilangin overshoot listrik kasih tau caranya ya....
makasih

Ameer mengatakan...

@senmorta &zainul: (l-r) adl hasil pengurangan sinyl r dan l,kan ada tuh aplikasi op amp sb penambah/summing,nah yg ini aplikasi op amp sbg pngurang/substracting.wah maaf skema (l-r) lupa gak diupload..ntar q lengkapin dh.
@yogi:thx sharingnya...^^

zaenul mengatakan...

makasih mas. tolong shcema (l-r)dilengkapi biar cpat dicoba.

Anonim mengatakan...

ada layoutnya gak bro pengen bikin juga ni, n ngomong ngomong id sfnya apaan ni, kalau berkenan kasih layout pm ke the_sixbrothers@yahoo.com
makasih yoooo

dede cr mengatakan...

mas bro, tolong dong kirim skema rangkaian home teather semua yang lebih detailnya klo bisa beserta daftar komponennya.. tolong ya... pliis....
nie ke email ini
rey.kisar@gmail.com

dede cr mengatakan...

mas bro,, tolong donk kirimi skema rangkaian home teathernya yang lengkap klo bisa dng daftar komponennya......tolong ya pliiss...
nie emailnya
rey.kisar@gmail.com

Anonim mengatakan...

lam kenal.....
menarik sekali blognya..
salam kenal dan sukses...........

aries mengatakan...

lam knl mas bro......
kasih skema pemasangannya dong,biar tmbh detail

rahma mengatakan...

setahu saya kalo VEE (tegangan untuk suplay Emitor) dan VCC (tegangan untul suply Colector) karena didalam opamp TL084 memakai transistor lain lagi kalo opamp memakai FET maka VCC=VDD (tegangan Drin) kalo VEE=VSS(tegangan source)
moga bermanfaat

rahma mengatakan...

VCC=tegangan colector(+)
VEE= tegangan Emitor (-)
karena di dl OPAMP TL084 memakai transistor
kalo make FET
VDD= tegangan Drain(+)
VSS= tegangan Source(-)
berarti dalam rangkaian tsb mamakai double voltage (+),GND, (-)
moga bermanfaat

Ameer mengatakan...

@rahma: thx mas koreksinya, baru ngeh nih sama VEE,VCC,VDD,VSS... =D

Anonim mengatakan...

Lam kenal buat yg pnya blog,
Sya mu coba tuh bikin kyaknya seru bwt blajar, mohon kirim skema dan daftar komponen
Ke zenerwidodo@gmail.com
Trimakasih tuk info nya, smg ilmu anda bermanfaat dan mdpt pahala. Amin

Unknown mengatakan...

Lam kenal mas bro,
kira2 berapa ya gan dana buat buat bangun n mengaplikasikan rangkaian itu...

rahma mengatakan...

ga mahal ko boss power pake tda2030x5=Rp20.000,-
tapi untuk delay pake sg di sarankan (mn3008) mahal boss.. cari juga susah
mending untuk delay pake IC PT2399 cmn Rp15000 opamp Rp7500x3.. laen2 itung ndiri dah

Ady al-farizi mengatakan...

salam kenal Brow...boleh minta gambar pcb sama daftar komponennya gak?klo boleh email ane setiabudiriders@gmail.com

Endi Yuana mengatakan...

Mas rangkaian diatas masih memerlukan amplifier apa langsung terhubung dengan speaker ?? khusus yang front chanel (IC TL084)..... ??

Ameer mengatakan...

Masih perlu amplifier mas...

Endi Yuana mengatakan...

Saya sudah membuat rangkaian ini dan hasilnya sangat memuaskan. Silahkan mampir ke tempat saya jika anda penasaran. Buat mas ameer salam DIY.

Anonim mengatakan...

mas bro,, tolong donk kirimi layout pcb home teathernya yang lengkap klo bisa dng daftar komponennya......tolong ya pliiss...nie emailnya
julian.nick@ymail.com makasih

rahma mengatakan...

ragkaian tsb pcb sudah di buat oleh saturn PCB.. kalo di surabaya di prima elektronik pasar genteng baru .. harga 40rb karena pcb dobel layer
sudah ada amplifier pake ic tdz 2005..untuk sub woofer hrs tambah PA..untuk ic delay .. harga 300rb an..kalo mau murah ganti aj dg rangakaian echo pake ic pt2933. cmn 20rb d dikit modif dari echo ke delay.

Wirapermana [Cikampek 377 Community] mengatakan...

Mantap kang Ameer blog nya.... By Jaka Cikampek

edi riyanto mengatakan...

@rahma..gimana cara modif echo ke delay, tlg email ke riyant.eddie@yahoo.co.id

Adang Blade mengatakan...

Dilihat pd gambar kok pk 2 trafo, 10A kan GD, berat, makan ruang, kenapa ga 1 trafo z, penghematan pula

Ameer mengatakan...

@adang : Tergantung berapa daya total power Mas, bisa aja pake satu 10A, bahkan bisa pake 5A klo memang sistemnya berdaya rendah.

ART CODE LOGIC mengatakan...

speaker yang lumayan terjangkau dan bagus pakai apa ya ? terus untuk rancangan dimensi dari box boleh minta infonya dong bos

Azizul Al Wahid mengatakan...

Gan untuk outputnya dtambah amplifier yg bgamna ? bebas ?

Ameer mengatakan...

Amplifier boleh mengguanakan apa aja, sesuaikan dengan luas ruang, dan speaker

Heryan Febriansyah mengatakan...

bang, raer speaker itu stereo(L R) apa mono? kok outputnya cuma satu biji

 
.